BerandaKegiatanBedah Buku “Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an” Dorong Kesadaran Pendidikan Lingkungan Berbasis Wahyu

Bedah Buku “Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an” Dorong Kesadaran Pendidikan Lingkungan Berbasis Wahyu

adminprodipiaud 23 June 2025 2 menit baca 12 Kali Dibaca

Bedah Buku “Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an” Dorong Kesadaran Pendidikan Lingkungan Berbasis Wahyu

Perpustakaan Institut Miftahul Huda Subang sukses menggelar kegiatan bedah buku bertajuk “Argumen Ekopedagogi dalam Al-Qur’an” karya Dr. Adudin Alijaya, seorang dosen dan peneliti di bidang pendidikan Islam dan lingkungan hidup.

Acara ini mengusung tema menarik: “Menelusuri Jejak Ekologis Dalam Wahyu: Menggugat Kesadaran Pendidikan Lingkungan Melalui Al-Qur’an”. Bertempat di Aula KH. Hasanuddin, kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 21 Juni 2025, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Dr. Adudin Alijaya selaku penulis, hadir langsung untuk memaparkan isi dan latar belakang penulisan buku. Dalam presentasinya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran ekologi umat Islam melalui pendekatan Al-Qur’an yang memuat prinsip-prinsip pelestarian alam secara integral.

Sebagai reviewer, hadir M. Wafa Ridwanulloh, S.Sos, Ketua Paguyuban Duta Baca Jawa Barat, yang memberikan ulasan kritis dan apresiatif terhadap isi buku. Ia menilai karya ini sebagai kontribusi penting dalam wacana pendidikan ekopedagogi di Indonesia, terutama karena pendekatan keagamaannya yang kuat dan kontekstual.

Acara dipandu oleh Leni Handayani, mahasiswi aktif dari Program Studi PGMI Institut Miftahul Huda, yang bertindak sebagai moderator. Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, hingga pegiat literasi lingkungan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Institut Miftahul Huda, HMPS PGMI, dan HMPS PIAUD, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya literasi kritis dan kesadaran ekologis di kalangan akademisi serta masyarakat luas.

Bedah buku ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya gerakan pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an di berbagai ruang pendidikan, baik formal maupun non-formal.